Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang PSDKU Serang yang tergabung dalam Tim PKM Kelompok 25 melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Dari Pentol ke Profit: Strategi Pengambilan Keputusan untuk Meningkatkan Laba Usaha Bakso Pentol Kuah”

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang PSDKU Serang yang tergabung dalam Tim PKM Kelompok 25 melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Dari Pentol ke Profit: Strategi Pengambilan Keputusan untuk Meningkatkan Laba Usaha Bakso Pentol Kuah” yang berlokasi di UMKM Bakso Pentol Kuah Cup, Kp. Wadas Bojong, Desa Tambiluk, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Kegiatan ini diketuai oleh Rindi Nabila bersama anggota tim, di bawah bimbingan dosen pendamping Ibu Lamsah, S.E., M.M., M.Ak. dan Ibu Erimina Halawa, S.Ak., M.Ak.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat, melalui kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha mikro. Program ini berangkat dari hasil observasi terhadap mitra usaha yang menunjukkan masih adanya kendala dalam pengelolaan keuangan, pengambilan keputusan usaha, serta pemanfaatan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan laba usaha.

Melalui kegiatan ini, tim PKM memberikan edukasi dan pendampingan mengenai pentingnya pengambilan keputusan berbasis data, pencatatan keuangan sederhana, perhitungan biaya, analisis laba, penentuan harga jual, serta strategi efisiensi usaha. Materi yang disampaikan juga menekankan pemahaman mengenai biaya relevan, keputusan taktis, dan strategi peningkatan keuntungan agar pelaku UMKM dapat menjalankan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Ketua pelaksana, Rindi Nabila, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan teori, tetapi juga mendorong mitra untuk memahami penerapan praktis dalam mengelola usahanya. “Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku UMKM dapat lebih memahami bagaimana mengambil keputusan usaha yang tepat, mulai dari menentukan harga, mengendalikan biaya, hingga memanfaatkan peluang pemasaran agar usaha dapat berkembang dan laba meningkat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, peserta yang terdiri dari pemilik dan karyawan UMKM mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan, pretest, penyampaian materi, tanya jawab, dan postest. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama sesi diskusi, terutama saat membahas permasalahan nyata yang dihadapi dalam operasional usaha sehari-hari, seperti kenaikan harga bahan baku, penentuan harga jual yang kompetitif, serta strategi mempertahankan keuntungan.

Dosen pendamping, Ibu Lamsah, S.E., M.M., M.Ak. dan Ibu Erimina Halawa, S.Ak., M.Ak., turut memberikan arahan agar kegiatan pengabdian ini tidak berhenti pada pelaksanaan program semata, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi mitra usaha. Pendampingan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM untuk lebih mandiri dalam mengelola usaha serta adaptif terhadap perkembangan pasar dan teknologi.

Selain fokus pada penguatan aspek keuangan dan pengambilan keputusan, kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemasaran digital sebagai upaya memperluas jangkauan pasar. Melalui strategi promosi yang lebih efektif, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan daya saing usaha dan menarik lebih banyak pelanggan.

Kegiatan PKM ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menciptakan solusi atas permasalahan usaha mikro. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan UMKM Bakso Pentol Kuah Cup mampu menerapkan hasil pelatihan secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan strategi usaha, serta mendorong peningkatan laba. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen mahasiswa Universitas Pamulang PSDKU Serang dalam menghadirkan pengabdian yang bermanfaat, aplikatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *