
Serang, 26 April 2026 Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi mikro di wilayah Banten, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) sukses melaksanakan program sosialisasi strategis bagi pelaku usaha lokal. Kegiatan ini mengusung tema Pengembangan Ekosistem UMKM yang Tangguh Melalui Strategi Pemasaran yang Kreatif, dengan menggandeng Depo Aice Ton’s sebagai mitra utama.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kp. Sait Masjid RT01/RW02, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten pada 26 April 2026. Program ini diikuti oleh pelaku usaha lokal serta perwakilan mitra distribusi yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.
Program ini bertujuan untuk memberikan transformasi strategi bagi mitra agar tidak hanya unggul dalam operasional distribusi, tetapi juga memiliki ketahanan bisnis dan daya saing melalui pendekatan pemasaran yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Sebagai unit usaha yang bergerak di bidang distribusi produk es krim, Depo Aice Ton’s memiliki peran strategis dalam rantai pasok kebutuhan masyarakat dan UMKM ritel di wilayah Kabupaten Serang. Namun, untuk menjadi ekosistem yang tangguh, diperlukan lebih dari sekadar distribusi konvensional. Melalui program PKM ini, tim memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun branding yang kuat, pemanfaatan media sosial, serta sistem pemasaran yang terintegrasi.
Dalam sesi sosialisasi, tim PKM juga memaparkan beberapa strategi praktis, seperti pembuatan konten promosi digital, teknik komunikasi pemasaran yang menarik, serta cara membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Peserta juga diberikan contoh implementasi sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
“Distribusi bukan sekadar menyalurkan barang. Di era digital, kreativitas dalam membangun komunikasi visual dan digital branding menjadi kunci agar mitra distributor seperti Depo Aice Ton’s dapat memperluas jangkauan dan memperkuat loyalitas jaringan ritelnya,” ujar perwakilan tim pelaksana.
Pihak Depo Aice Ton’s menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa wawasan mengenai strategi pemasaran kreatif memberikan sudut pandang baru dalam mengelola promosi produk. “Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memahami pentingnya pemasaran digital. Ke depan, kami akan mulai mencoba strategi yang telah diajarkan,” ungkap salah satu perwakilan mitra.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan pendampingan teknis, sehingga peserta dapat langsung berkonsultasi terkait permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan usahanya.
Melalui kegiatan PKM ini, tim mahasiswa berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu UMKM lokal berkembang lebih adaptif dan inovatif. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha sangat diperlukan untuk membangun ekonomi kerakyatan yang lebih kuat, kreatif, dan berkelanjutan.
Program ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi dan monitoring terhadap perkembangan strategi pemasaran yang akan diterapkan oleh Depo Aice Ton’s ke depannya, sebagai langkah nyata menuju UMKM yang lebih tangguh di era digital.

