
CILEGON, 7 MEI 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) Serang kelompok PKM 35 melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada UMKM Sanggar Batik Krakatoa dengan mengangkat tema “Pendampingan Audit Kinerja Sederhana Dalam Meningkatkan Efektifitas Kerja Pada UMKM Sanggar Batik Krakatoa”.
UMKM Sanggar Batik Krakatoa yang berlokasi di Jl. Teuku Cik Ditiro, Kedaleman, kecamatan Cibeber, kota Cilegon, Banten ini memiliki peran dalam melestarikan budaya membatik, namun dalam operasionalnya masih mengalami kendala dalam pengawasan dan evaluasi kerja, pengelolaan stok dan efisiensi proses kerja. Oleh karena itu, Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha dalam mengevaluasi efektivitas, efisiensi, serta produktivitas operasional usaha mereka.
Pendampingan ini dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari observasi, pengumpulan data, hingga analisis terhadap sistem manajemen yang diterapkan oleh UMKM. Hasil dari audit kinerja ini diharapkan mampu memberikan rekomendasi yang konstruktif bagi pengembangan usaha ke depan.
Saudari Dina Dahlia yang merupakan ketua kelompok PKM 35 mengatakan “Saya berharap kegiatan PKM ini bukan hanya sebatas tanggung jawab melainkan bagaimana mahasiswa mampu memberikan dampak bagi para UMKM untuk meningkatkan efektivitas kinerja”.
Ketua pelaksana kegiatan PKM, bapak Akhmad Noviata S.E., M.Ak. turut menegaskan pentingnya audit kinerja sebagai alat evaluasi yang tidak hanya digunakan oleh perusahaan besar, tetapi juga relevan bagi UMKM. Menurutnya, pengelolaan usaha yang baik harus didukung dengan evaluasi yang sistematis.
Dosen pembimbing kegiatan, Pak Yudha Eka Febrian S.E., M.Ak, mengatakan “Audit kinerja bukan hanya soal mencari kekurangan, tetapi bagaimana menemukan peluang perbaikan. UMKM perlu mulai menerapkan hal ini agar dapat bertahan dan bersaing di tengah dinamika pasar,” jelasnya.
Sementara itu, pemilik UMKM Sanggar Batik Krakatoa, Hany Seviatri SE, mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Ia mendapatkan wawasan baru terutama dalam hal pencatatan dan evaluasi usaha.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan UMKM tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas, tetapi juga memiliki sistem pengelolaan yang lebih baik dan terstruktur. Pendampingan audit kinerja ini menjadi langkah strategis dalam mendorong profesionalisme serta daya saing UMKM lokal agar mampu berkembang secara berkelanjutan di era persaingan yang semakin ketat.


