
CILEGON — Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pamulang Kampus Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di pabrik tahu milik Bapak H. Encep, yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Dwi Yuli Setiawan bersama tim yang terdiri dari Kodijah Syafitri, Annisa Septianingsih, Nadia, Sherly Afriana, Amalia Choerunisa, Anisa Rida Aulia, Siti Messita, Zahratul Uyun, Siti Kasmunah, Rifki Rido Maulana, dan Marcelino Wijaya. Program ini turut didampingi oleh dosen pembimbing Shally Khomilah, S.E., M.Ak. dan Dwi Fitrianingsih, S.E., M.Ak., serta mendapat partisipasi aktif dari warga sekitar.
Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pelaku UMKM yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, khususnya dalam hal pengemasan dan pemasaran. Selama ini, usaha tahu tersebut masih menggunakan sistem konvensional, mulai dari distribusi menggunakan karung hingga belum adanya identitas produk seperti nama usaha, logo, dan kemasan yang menarik.
“Kalau mulainya itu dari tahun 2009. Tapi kalau saya pribadi baru meneruskan di lokasi ini sejak tahun 2021. Dulu awalnya ini usaha Abah,” ujar penerus usaha.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan pendampingan langsung dalam dua aspek utama, yaitu manajemen pengemasan dan pemasaran.
Pada bidang pengemasan, dilakukan perbaikan dengan memperkenalkan kemasan plastik berlabel untuk penjualan langsung, sementara karung tetap digunakan untuk distribusi dalam jumlah besar.
Sementara itu, pada bidang pemasaran, mahasiswa membantu pembuatan identitas usaha mulai dari penentuan nama, desain logo sederhana, hingga penerapan label pada produk. Tidak hanya itu, pelaku usaha juga diberikan pelatihan digital marketing melalui pembuatan akun media sosial serta cara mengelola dan mempromosikan produk secara online.
“Untuk sekarang kami belum pakai media sosial, masih fokus distribusi langsung ke pasar-pasar sekitar sini saja,” tambahnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan usaha tahu milik Bapak H. Encep dapat berkembang lebih modern, memiliki identitas yang lebih kuat, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari warga sekitar yang turut berpartisipasi dalam proses sosialisasi dan pendampingan. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan wawasan baru serta semangat bagi pelaku usaha untuk terus berkembang di era digital.

